Memilih Usaha Peternakan Sapi Untuk Mendapatkan Penghasilan Yang Besar

Memilih Usaha Peternakan Sapi Untuk Mendapatkan Penghasilan Yang Besar

Hal yang paling penting dalam memulai usaha peternakan sapi adalah dengan memilih calon bibit sapi yang unggul agar bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Selain itu, memilih calon bibit merupakan langkah awal yang harus dilakuan sebelum menentukan pakan yang sesuai untuk ternak sapi.

Beberapa criteria yang dapat anda pelajari mengenai pemilihan bibit sapi yang bagus adalah sebagai berikut:

Pemilihan bibit dari jenis sapi yang berkualitas super

Memulai atau merintis usaha peternakan sapi, pemilihan bibit unggul harus diperhatikan betul-betul supaya anda dapat berhasil. Apalagi bila anda berniat untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong atau untuk usaha penggemukan. Banyak sekali jenis-jenis sapi yang unggul serta berkualitas super.

Misalnya saja sapi limosin, sapi bali, sapi metal, sapi simental, sapi Brahman, sapi  Australia, dan banyak lagi yang lain. Selain itu, diantara jenis-jenis sapi tersebut ada yang berdarah murni, namun ada juga yang berdarah campuran atau hasil persilangan. Bila anda memilih sapi yang hasil dari persilangan sebaiknya pilihsapi yang bentuknya menyerupai induk secara keseluruhan dan hamper miri 100% dari induknya.

Tingkat Umur

Untuk bibit, sebaiknya anda memilih anakan yang yang berumur kira-kira 2-3 tahuan. Karena ketika sapi menginjak usia 2-3 tahun akan menjadikan pertumbuhannya semakin cepat dan ideal.

Bentuk dan Kondisi Fisik

Sebelum memilih cobalah anda perhatikan kondisi dan bentuk tubuh sapi. Apakah sapi terlihat aktif, sehat, segar, tidak lesu, atau tidak cacat? Maka pilihlah bila criteria tersebut dipenuhi oleh sapi yang anda pilih. Selain itu, perhatikan juga bentuknya. Sapi  yang baik akan memilikitubuh yang proporsional, panjang, dadanya lebar, matanya bersinar dan bulunya pendek serta kering.

tips usaha ternak sapi yang menguntungkan
weknowyourdreams.com

Setelah memilih calon bibit yang berkualitas super,  langkah selanjutnya adalah menentukan jenis pakan yang sesuai untuk sapi yang akan diternakan. Karena kualitas pakan juga akan mempengaruhi keberhasilan usaha serta pertumbuhan sapi secara baik.

Dalam setiap harinya, sapi sangat membutuhkan pakan yang baik supaya bisa memenuhi gizinya untuk menambah berat badan serta tumbuh seara sehat. Namun, pemilihan pakan juga harus anda perhatikan secara jeli. Agar pakan yang diberikan sesuai dengan selera sapi anda.

Tidak semua jenis sapi memiliki nafsu serta selera makan yang sama. Bahkan diantara mereka ada yang tidak menyukai jenis pakan tertentu, tapi ada juga yang menyukainya. Untuk tulah, anda dalam memilih jenis pakan sapi harus jeli dan teliti supaya pakan tidak mubazir.

Dalam memberikan pakan juga harus dilihat tingakt gizinya, baik atau tidaknya untuk sapi serta pengaruhnya apa terhadap perkembangan sapi tersebut. Banyak sekali kandungan-kandungan nutrisi yang dapat membantu menambah berat badan bagi sapi secar sehat. Kandungantersebut adalah vitamin, mineral, karbihidrat, protein, serta lemak. Kandungan atau nutrisi tersebut memiliki kegunaan baik yaitu untuk membantu sapi mengalami proses pertabahan berat badan secara cepat dansehat.

Selain nutrisi dan zat gizi, pakan yang baik juga harus dicari yang berkualitas. Artinya pakan tersebut tidak tercemar kotoran, tidak terserang bibit penyakit, tidak mengandung bakteri, serta terhindar dari pertumbuhan telur cacing.

Hampir sebagian besar peternak yang menjalankan bisnis peternakan sapi ini mengalami kegagalan. Kegagalan terseut diakibatkan karena ketidak tahuan mereka tentang  pengetahuan dan cara berbisnis peternakan sapi yang baik dan benar. Padahal kegagalan yang mereka dapatkan itu biasanya hanya karena suatu hal yang kecil saja misalnya masalah pemberian pakan yang kurang berkualitas.

Para peternak biasanya memilih usaha memelihara sapi dengan tujuan untuk dijadikan sapi pedaging atau sapi potong agar bisa dimanfaatkan dagingnya untuk dikonsumsi manusia. Bila kita lihat di Indonesia , jumlah atau tingkat konsumsi daging semakin hari semakin bertambah. Hal ini sesuai dengan jumlah penduduk di indoesia yang semakin meningkat. Hal tersebut juga membuat para pedagang di pasar local semakin kewalahan untuk memenuhinya. Sehingga mereka harus memunculkan ide supaya bisa meningkatkan jumlah produksi dagingnya.

Salah satu ide yang mereka lakukan untuk mengadapi permintaan konsumen yang terus meningkat adalah dengan melakukan program penggemukan sapi potong secara intensif. Cara tersebut tentu saja berhubungan dengan prosedur pemberian pakan yang baik dan berkualitas.

Pakan-pakan yang baik untuk program penggemuan sapi tersebut tentunya yang utama adalah pemberian pakan hijau seperti jenis rerumputan, jerami, saun lamtoro, dan lain-lain. Tidak hanya pakan hijau saja yang diberikan, melainkan sapi ternak juga diberikan pakan tambahan sebagai menu untuk mempercepat berat badannya naik.

Pakan tambahan tersebut disebut dengan nama pakan konsentrat. Pakan konsentrat adalah pakan yang dibuat dengan campuran dedak atau bekatul, kemudian ditambah dengan bungkil kelapa, garam dan tepung jagung. Pakan ini harus diberikan kepada sapi supaya sapi dapat mengalami pertumbuhan secara cepat.

Memulai Usaha Ternak Sapi Agar Mendapatkan Keuntungan Besar   

Memulai Usaha Ternak Sapi Agar Mendapatkan Keuntungan Besar  

Memilih bibit yang unggul untuk calon sapi ternak merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan untung yang besar. Memilih calon bakalan sapi merupakan langkah pertama yang harus anda lakukan sebelum menentukan jenis pakan yang sesuai untuk ternak sapi.

Kriteria-kriteria Memilih Calon Bakalan Sapi Yang Bagus

1. Memilih bibit sapi yang bagus

Bila anda ingin memilih bibit sapi, anda harus memperhatikan betul-betul kualitasnya. Apalagi bila bibit sapi yang akan anda pilih tersebut adalah untuk usaha penggemukan sapi. Banyak sekali jenis sapi yang berkualitas untuk bisa dijadikan bibit dan biasanya jenis bibit sapi yang bagus berasal dari sapi lokal dan berdarah murni hasil persilangan jenis sapi yang berkualitas. Jenis sapi persilangan adalah sapi limosin dan sapi simental. Sementara jenis sapi yang murni dari local adalah jenis sapi bali. Untuk memilih sapi persilangan sebaiknya pilih sapi yang bentuknya hampir mirip dan menyerupai induknya.

2. Perhatikan Umur

Untuk calon bibit ternak sapi yang baik, umurnya kira-kira dicari yang sekitar 2 sampai 3 tahun. Karena ketika umur-umur itulah merupakan umur paling ideal untuk dijadikan bibit atau calon bakalan pada usaha peternakan.

3. Kondisi Tubuh atau Fisik

Calon bibit atau bakalan Sapi yang bagus biasanya akan terlihat aktif, sehat, segar, tidak terlihat lesu atau lemah, serta tidak cacat dan bebas dari penyakit. Selain itu sapi harus mempunyai bentuk badan yang proporsional, terlihat panjang, memiliki dada lebar, berbulu kering atau pendek, serta matanya terlihat bersinar.

Memilih jenis pakan yang baik sangat menentukan keberhasilan usaha. Karena setiap sapi sangat membutuhkan pakan yang baik agar dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi dalam proses perkembangan berat badan dan pertumbuhannya.

cara penggemukan sapi
petethevet.com

Namun, ketika akan memilih pakan tentu saja anda  harus memperhatikan betul-betul selera makan sapi yang anda ternakkan. Karena tidak semua sapi memiliki selera atau nafsu makan yang sama dengan sapi lainnya. Terkadang ada diantara mereka yang sangat tidak menyukai pakan tertentu, namun ada juga yang menyukainya. Untuk itu, ketika anda memilih pakan sapi atau ingin memberikan pakan sapi sebaiknya harus jeli dalam memilihnya supaya tidak salah pilih dan mubazir.

Kandungan nutrisi yang ada pada pakan juga harus anda perhatikan ketika anda ingin memilih jenis pakan yang baik untuk sapi. Untuk pertumbuhannya, sapi sangat memerlukan banyak sekali kandungan gizi, misalnya protein, karbohidrat, vitamin, mineral, serta lemak. Fungsi Kandungan-kandungan tersebut bagi  sapi adalah untuk mempercepat proses pertambahan berat badan dan sapi bisa tumbuh secara sehat. Selain mengandung nutrisi, pakanan sapi juga harus memiliki kualitas, misalnya pakan tersebut harus bersih, , tidak berbibit penyakit dan bakteri, tidak tercemar oleh kotoran dan tidak terdapat pertumbuhan telur cacing.

Hampir sebagian orang yang gagal ketika akan menjalankan bisnis peternakan sapi ini. Apalagi ketika mereka menjalankan usahanya tersebut mereka tidak tahu pasti dan detailnya mengenai cara-cara dan tips-tips dalam berbisnis sapi ternak. Biasanya kegagalan tersebut terjadi hanya karena sebuah hal kecil saja yaitu masalah pakan yang tidak berkualitas.

Biasanya peternak memelihara sapi hanya untuk dijadikan sebagai sapi pedaging atau sapi potong yang dimanfaatkan dagingnya untuk dikonsumsi. Bila kitatinjau saat ini di Negara Indonesia ini kebutuhan akan daging sangat besar sekali. Bahkan dari tahun ke tahun semakin meningkat saja. Padahal para peternak sangat kewalahan dalam memenuhi permintaan konsumen tersebut.

Salah satu cara atau program yang bisa dijalankan untuk menghalau kewalahan para peternak ketika memenuhi permintaan daging yang tinggi adalah dengan program penggemukan sapi potong secara lebih intensif. Cara tersebut seperti dengan memberikan pakan yang berkualitas, selalu memelihara kesehatan hewan ternak, menyediakan kandang yang sesuai, dan memberikan vaksinasi pada hewan ternak secara rutin.

Ada dua macam pakan yang bagus untuk diberikan kepada sapi khususnya untuk usaha meningkatkan jumlah produksi daging yang semakin meningkat. Kedua pakan yang bagus tersebut adalah sebagai berikut:

4. Pakan hijau

Pakan hijau yang dapat diberikan kepada sapi adalah rumput kolonjono, gamal, jerami, daun lamtoro, dan lain-lain.

5. Pakan konsentrat

Campuran yang bisa dibuat pakan konentrat adalah dedak/bekatul, bungkil kelapa, garam, dan tepung jagung.