Trik atau Tips Agar Sukses Ternak Sapi yang Harus Kamu Ketahui

Trik atau Tips Agar Sukses Ternak Sapi yang Harus Kamu Ketahui

Dalam memulai sebuah usaha peternakan sapi, memilih jenis pakan yang baik sangat menentukan keberhasilan usaha tersebut. Karena pakan yang baik untuk sapi akan membantu memenuhi kebutuhan gizi dalam proses pertumbuhannya. Namun, dalam memilih pakan tentu saja harus diperhatikan betul-betul tentang selera sapi yang anda ternakkan. Karena tidak semua jenis sapi mempunyai selera makan yang sama. Kadang juga ada diantara mereka yang tidak menyukai pakan tertentu. Untuk itu, sebaiknya anda jeli ketika ingin memberikan jenis pakan sapi.

Memilih jenis pakan yang baik juga harus diperhatikan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Banyak sekali kandungan gizi yang sangat diperlukan oleh sapi untuk pertumbuhannya. Misalnya pakan tersebut harus mengandung protein, karbohidrat, vitamin, mineral, serta lemak. Kandungan-kandungan tersebut sangat penting untuk sapi karena bisa mempercepat proses pertambahan berat badan sapi secara sehat. Selain bernutrisi, pakan sapi juga harus yang berkualitas. Maksudnya, pakan tersebut harus bersih, tidak tercemar oleh kotoran, bibit penyakit, bakteri, dan pertumbuhan telur cacing.

Hampir sebagian orang menjalankan bisnis peternakan sapi ini banyak yang gagal. Apalagi dalam menjalankan usahanya tersebut mereka tidak mengetahui secara pasti dan detail mengenai teknik-teknik dan trik-trik dalam berbisnis sapi ternak. Kegagalan yang mereka dapatkan biasanya terjadi hanya karena sebuah hal kecil yaitu pakan yang kurang berkualitas. Selain itu kadang tidak diperhatikan kesehatannya dan cara perawatannya yang kurang sesuai.

Selain pakan yang perlu diperhatikan, memilih jenis bibit sapi yang berkualitas juga harus dilakukan agar hasil yang didapatkannya juga berkualitas. Jenis-jenis sapi yang memiliki kualitas bagus adalah sapi Brahman, sapi bali, sapi autralia, sapi limosin, sapi metal, dan sapi simental. Jenis-jenis sapi tersebut memiliki kualitas yang sangat bagus dan bernilai jual yang sangat tinggi.

Memelihara sapi untuk ternak, biasanya dilakukan oleh peternak untuk diambil manfaat dagingnya unttuk dikonsumsi manusia. Apalagi bila kita tinjau saat ini di Indonesia kebutuhan akan daging sapi semakin meningkat dari hari ke hari dan selalu saja peternak kewalahan untuk memenuhinya.

Meningkatkan produksi daging untuk memenuhi permintaan konsumen merupakan cara yang baik agar kebutuhan konsumen menjadi terpenuhi. Cara meningkatkan produksi tersebut seperti memberikan pakan yang berkualitas, menyediakan kandang yang ideal, memelihara dan merawat kesehatannya secara rutin, serta pemberian vaksinasi agar terhindar dari penyakit.

Ada dua jenis pakan yang sesuai untuk diberikan kepada hewan ternak khususnya sapi. Kedua pakan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pakan Hijau

Pakan hijau merupakan menu pokok yang harus diberikan kepada sapi untuk memenuhi kebutuhan gizi alami pada sapi. Pakan hijau yang dapat diberikan untuk sapi adalah jenis rerumputan, daun lamtoro, atau sisa-sisa pertanian seperti jerami.

  1. Pakan Konsentrat

Pakan konsentrat dibuat dari campuran dedak atau bekatul, tepung jagung, bungkil kelapa serta garam. Pakan ini berguna untuk menambah berat badan sapi secara cepat.

Selain pakan yang berkualitas, pemilihan bibit yang unggul untuk calon sapi ternak juga merupakan hal yang sangat penting guna mendapatkan keuntungan yang besar. Sebetulnya memilih calon bakalan sapi merupakan langkah awal sebelum menentukan jenis pakan yangsesuai. Berikut ini adalah beberapa criteria untuk memilih calon bakalan sapi yang baik dan berkualitas.

  1. Mencari bibit sapi yang berkualitas

Dalam memilih bibit sapi harus diperhatikan betul-betul kualitasnya. Apalagi bila sapi tersebut untuk usaha penggemukan sapi. Biasanya jenis bibit sapi yang bagus berasal dari sapi local yang memiliki darah murni dari hasil persilangan jenis sapi yang berkualitas. Hasil persilangan sapi yang bagus adalah sapi limosin dan sapi simental. Atau mencari jenis sapi yang murni dari local yaitu sapi bali. Dalam memilih sapi dari jenis sapi persilangan sebaiknya pilih sapi yang bentuknya menyerupai induknya.

  1. Umur sapi

Umur sapi yang baik untuk dijadikan calon bibit atau bakalan sapi adalah dipilih yang kira-kira baru berumur 2 sampai 3 tahun. Karena umur tersebut merupakan umur paling ideal untuk dijadikan usaha peternakan sapi.

  1. Bentuk Fisik

Sapi yang bagus biasanya terlihat sehat, aktif, segar, tidak cacat, serta tidak terlihat lesu atau lemah. Selain itu sapi harus berbadan proporsional, panjang, dada lebar, bulu kering atau pendek, serta matanya bersinar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *