Pentingnya Mempelajari Ilmu Sebelum Terjun Berbisnis Ternak Kambing

Pentingnya Mempelajari Ilmu Sebelum Terjun Berbisnis Ternak Kambing

Sebelum terjun atau mencoba bisnis ternak kambing, sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu tentang ilmu-ilmu cara beternak kambing yang benar secara lengkap. Agar ketika anda menjalaninya tidak mengalami hambatan atau kendala yang mungkin muncul saat beternak kambing.

Anda dapat memanfaatkan bermacam-macam media untuk memeperoleh informasi tentang ilmu beternak kambing. Media-media tersebut seperti internet, buku-buku, atau anda bisa langsung mendatangi peternak yang sudah professional dalam menjalani bisnis ternak kambing.

Hal-hal yang harus dipelajari sebelum memulai bisnis ternak kambing adalah sebagai berikut :

a. Bagaimana managemen cara beternak kambing yang baik dan benar?
b. Jenis pakan apa saja yang bisa memberikan nutrisi bagi kambing sesuai dengan kebutuhannya?
c. Bagaimana cara merawat serta memelihara kambing dengan benar?
d. Bagaimana cara memasarkan, mempromosikan atau menjual hasil ternak kambing?

Selain ilmu-ilmu yang harus dipelajari, menjalankan usaha ternak kambing juga harus mempersiapkan berbagai hal misalnya jenis pakan hijauan atau pendukung, kandang yang baik, serta arah atau tujuan beternak kambing yang jelas.

1. Jenis Pakan Hijauan atau Pakan Pedukung

Kambing sangat membutuhkan pakan hijauan yang memiliki nutrisi tinggi untuk menjalani kehidupannya. Di habitat aslinya, hidup kambing sangat bebas dalam mencari makanan yang bernutrisi. Kambing memilih makanan hijauan di alam bebas untuk menjamin kesehatan dan perkembangannya secara baik.

Pakan untuk kambing tidak boleh yang sembarangan misalnya pakan tersebut terbuat dari limbah pertanian yang kadar nutrisinya sangat rendah yang kemudian diolah menjadi sebuah pakan yang bernutrisi tinggi guna mempercepat perkembangan kambing. Memberikan pakan pada kambing yang baik bisa dilakukan dengan membuat lahan hijauan yang dipersiapkan di halaman atau ladang dengan ditanami berbagai macam tumbuhan hijau yang bervariasi. Atau juga bisa memanfaatkan makanan pendukung yang memiliki sifat continue sebagai pengganti pakan hijau seperti ampas tahu.

Bila anda tidak memiliki lahan untuk menghasilkan ampas tahu, anda bisa bekerja sama dengan produsen tahu agar bisa mengambil ampasnya tersebut. Membuat lahan hijau memang sangat membutuhkan biaya yang tidak seidkit. Waktu yang dibutuhkannya pun juga sangat lama agar semuanya bisa siap dalam mendukung kelangsungan hidup kambing yang anda ternakan.

2. Kandang Yang Baik Untuk Ternak Kambing

Model kandang yang sesuai untuk ternak kambing adalah model kandang panggung yang bisa dikombinasikan dengan system gembala atau umbar. Bahan-bahan yang bisa anda manfaatkan untuk membuat kandang kambing seperti bambu, kayu, atau baja ringan.

Pembuatan kandang kambing dengan bahan apapun juga harus tetap memperhatikan ukuran kandang yang akan anda buat seperti lebar lantai, ukuran ruangannya, serta tempat atau wadah untuk tampat pakan kambing. Kandang kambing harus dibuat senyaman mungkin agar kambing bisa tumbuh dengan baik.

Tidak harus mewah ketika anda membuat kandang kambing, secara sederhana pun tidak masalah karena yang terpenting bisa membuat kambing menjadi nyaman dan memiliki kesan positif bagi perkembangan kambing. Apalagi bila anda berniat memasarkan kambing anda ke media social, kandangnya harus dbuat yang bagus dan selalu dibersihkan supaya ketika anda foto atau publikasikan hasilnya akan terlihat bagus dan maksimal.

Ada yang bilang bahwa bila kambing kita tempatkan pada kandang yang baik dan nyaman maka akan membuat derajat kambing tesebut menjadi terangkat. Selain itu akan membuat kambing tersebut menjadi lebih berkualitas dan hasilnya sangat bagus. Namun, bila kambing anda tempatkan pada kandang yang kotor, serta tidak terjaga kebersihannya maka akan membuat kambing menjadi terlihat murahan.

3. Arah atau Tujuan Beternak Kambing

Agar sesuai dan selaras dengan visi misi usaha anda, menentukan arah serta tujuan beternak kambing sangat penting untuk dilakukan. Supaya bisa jelas kemana arah usaha anda ini akan dijalani. Ada beberapa jenis usaha peternakan kambing seperti usaha pedaging, perah maupun breeding.

Untuk usaha pedaging jenis kambing yang dapat anda pilih adalah jenis kambing jawa randu, domba gibas, kabing garut, kambing boer, domba merino, kambing peranakan etawa pedaging, dan masih banyak lagi. Sementara untuk jenis kambing perah adalah seperti kambing saanen, sapera, atau kambing kaligesing yang merupakan kambing berjenis perah atau penghasil susu.

Belajar Bisnis Ternak Kambing Agar Hasilnya Menguntungkan

Belajar Bisnis Ternak Kambing Agar Hasilnya Menguntungkan

Bagi anda yang ingin mencoba bisnis ternak kambing, tidak ada salahnya bila anda mempelajari terlebih dahulu tentang ilmu-ilmu yang benar mengenai beternak kambing secara lengkap. Supaya dalam menjalankan bisnis tersebut tidak mengalami hambatan dan setidaknya anda bisa mengetahui secara pasti kemungkinan-kemungkinan kendala yang akan anda hadapi ketika menjalaninya.

Dalam mencari informasi tentang ilmu beternak kambing, anda bisa memanfaatkan berbagai macam media seperti internet, buku pelatihan tentang budidaya kambing, serta bisa datang dan mempelajari langsung dari para peternak yang sudah lebih dulu menjalaninya (sudah professional). Dari media-media itulah anda bisa belajar tentang bagaimana sebenarnya manajemen cara beternak yang baik, pengetahuan tentang berbagai jenis pakan serta nutrisi yang dibutuhkan kambing, cara merawat kambing yang baik, serta cara menjual hasil ternak yang anda jalani.

Hal-hal yang harus dipersiapkan ketika akan menjalani atau memulai usaha beternak kambing adalah sebagai berikut:

1. Mempersiapkan pakan hijauan dan pakan penguat (pendukung)

Dalam menjalani kehidupannya, kambing sangat membutuhkan pakan hijauan yang memiliki nutrisi tinggi. Karena dalam habitatnya yang asli, kambing hidup secara bebas di alam sehingga mampu mencari sumber makananya sendiri dengan memilih pakan hijaun yang mempunyai nutrisi tinggi sehingga dapat menjamin kesehatan dan pertumbuhannya yang baik.

Dalam beternak kambing yang benar, tidak ada istilah memberikan pakan yang terbuat dari limbah pertanian yang rendah nutrisi yang kemudian diolah menjadi pakan yang memiliki nutrisi tinggi sehingga akan mempercepat perkembangan berat badan kambing. Dan pemberian pakan yang benar adalah tentang langkah-langkah penyiapan lahan hijauan yang bervariasi serta memanfaatkan sumber pakan pendukung atau penguat yang bersifat continue yang nantinya akan mengganti pakan utama hijauan.

Bila anda tidak memiliki lahan untuk hijauan sebaiknya diupayakan dengan cara menyewa atau bekerja sama dengan produsen penghasil tahu misalnya untuk mengambil ampas tahunya. Memang dalam menyiapkan lahan serta penyediaan bibit tanaman untuk lahan hijauan tidak membutuhkan biaya yang sedikit. Selain itu juga membutuhkan waktu yang cukup lama agar semuanya siap mendukung kelangsungan hidup ternak kambing anda.

Pembuatan lahan hijauan untuk kambing sebaiknya tanaman tersebut dilengkapi dengan tanaman hijau yang bervariatif agar kebutuhan nutrisi ternak kambing menjadi terpenuhi dengan baik.

2. Penyiapan Kandang Kambing yang Baik

Membuat kandang kambing sangat dianjurkan dengan menggunakan model kandang panggung yang dikombinasikan dengan sistem umbaran atau digembalakan. Selain itu, dalam membuat kandang kambing juga dibutuhkan bahan-bahan material seperti bambu, kayu, atau material baja yang ringan.

Membuat kandang kambing dengan bahan material apapun sebaiknya tetap memperhatikan ukuran. Misalnya tebal atau lebar kayu lantai untuk kandang, jaraknya antara kayu lantai kandang, besarnya ruangan untuk kambing jantan, serta penyediaan wadah untuk pakan kambing. Usahakan pembuatan kandang bisa membuat kambing menjadi nyaman agar kambing bisa tumbuh dengan baik.

Membuat kandang kambing tidaklah harus yang mewah, sederhana pun tidak akan menjadi masalah walaupun terbuat hanya dari kandang bambu yang penting kandang tersebut terlihat sangat baik dan juga berkesan positif. Hal ini dimaksudkan apabila kambing yang akan anda dijual dipublikasikan untuk kegiatan promosi agar hasilnya maksimal.

Biasanya kalau kambing ditempatkan pada tempat yang baik maka kambing tersebut akan terangkat derajatnya dan mungkin kambing akan tumbuh dengan bagus serta berkualitas. Akan tetapi bila kambing ditempatkan pada tempat yang kotor, kumuh bahkan kandangnya reot akan membuat kambing tesebut dicap sebagai kambing murahan.

3. Menentukan tujuan melakukan usaha peternakan kambing

Menentukan tujuan melakukan usaha peternakan kambing sangat penting dilakukan agar bisa mencari jenis kambing yang sesuai atau selaras dengan visi dan misi anda untuk beternak. Misalnya bila usaha ternak kambing yang akan dijalani adalah untuk memenuhi kebutuhan susu kambing maka anda dapat memilih indukan kambing Saanen,Sapera atau kaligesing yang merupakan jenis kambing penghasil susu.

Namun bila usaha yang akan anda jalani untuk memenuhi kebutuhan daging kambing, maka anda dapat memilih jenis kambing gibas, kambing garut, kambing boer, domba merino, kambing jawa randu, kambing peranakan etawa untuk pedaging, dan lain-lain.

Bila anda telah memilih salah satu jenis usaha ternak kambing yang akan anda jalani maka langkah selanjutnya adalah dengan focus dan konsentrasi untuk usaha breeding, penggemukan ataupun perah.

Menjalani usaha beternak kambing bukanlah perkara yang bisa cepat menghasilkan keuntungan. Namun dalam prosesnya membutuhkan perhitungan yang tepat dan perpaduan potensi antara peternak dengan lingkungan sekitarnya.

Trik Sukses Ternak Kambing dengan Cepat

Trik Sukses Ternak Kambing dengan Cepat

Ternak kambing – Permintaan daging yang ada di negara ini sangatlah banyak, karena jumlah penduduk juga semakin bertambah setiap tahunnya. Namun sayangnya meningkatnya permintaan daging tersebut tidak berimbang dengan meningkatnya jumlah produksi daging yang ada. Sehingga negri kita ini masih sangat mengandalkan import dalam memenuhi kebutuhan daging. Walaupun peternakan yang ada di dalam negara ini sudah semakin banyak, namun semua itu masih sangat kecil sekali dan hanya bisa menyediakan daging sekitar 400.000 ton pertahun. Jadi peluang dalam berbisnis daging ini masih sangat terbuka lebar khususnya bagi kamu yang ingin memulai ternak kambing.

Beternak Kambing yang benar

Mengenal Jenis Kambing Potong

Setiap hewan ternak pasti memiliki beragam jenis dan juga macamnya, seperti ayam yang memiliki banyak jenis, begitu juga dengan ternak sapi dan juga kambing. Bahkan di negara Indonesia sendiri, jenis dan macam macam kambing ini mencapai puluhan macam. Tetapi yang paling sering digunakan untuk berternak adalah kambing peranakan etawa dan kambing kacang.

Kambing Kacang

ternak kambing kacang dengan benar

Salah satu ras yang paling unggul yang pertama kali berkembang di Indonesia adalah kambing kacang. Karena kambing ini memiliki ciri ciri berbadan pendek dan kecil maka tak heran jika kambing tersebut dinamakan dengan kambing kacang. Kambing kacang ini juga memiliki telinga yang tegak dan juga pendek, dan juga pejantan dan juga betinanya sama-sama memiliki tanduk. Lehernya juga cukup pendek dan bagian punggung cenderung lebih tinggi. Untuk kambing jenis ini sendiri memiliki warna yang sangat bervariasi, ada yang memiliki warna hitam, coklat dan ada pula yang memiliki warna dengan kombinasi putih dan hitam.

Kambing Peranakan Etawa

cara ternak kambing etawa

Jika kamu sering meminum susu kambing, biasanya susu tersebut berasal dari kambing etawa, karena memang rata rata kambing etawa digunakan untuk penghasil susu. Tetapi bagi kambing yang sudah melewati masa suburnya biasa dagingnya juga bisa digunakan. Kambing etawa memiliki ciri-ciri sebagai berikut, yaitu telinganya menggantung dan sedikit kaku dengan panjang kurang lebih 15 – 30 cm. Warna bulu biasanya kombinasi antara hitam dan juga coklat. Dibagian pundaknya dan di bawah leher kamu akan menemukan bulunya lebih tebal dan juga panjang untuk yang jantan. Dan untuk yang betinanya yang panjang justru bulu yang berada pada bawah ekornya.

Pemilihan Bibit yang Baik

memilih bibit kambing yang baik

Sama halnya dengan beternak hewan lain, pemilihan bibit menjadi faktor yang sangat penting dalam menentukan berhasil atau tidaknya kamu dalam berbisnis ternak kambing ini. Karena nanti kedepannya pasti akan sangat menentukan dengan hasil yang akan kita dapatkan. Jadi untuk mendapatkan hasil yang baik maka sebaiknya kamu memilih kambing dengan ciri ciri sebagai berikut.

  • Pilihlah kambing yang sudah berumur 8-12 bulan
  • Bulu bersih dan mengkilap
  • Badan memiliki ukuran normal
  • Garis pinggang dan punggung lurus
  • Tidak cacat tidak buta dan sehat
  • Mata hidung dan juga anus semuanya bersih

Cara Memulai Beternak Kambing

cara memulai ternak kambing dengan benar

Kandang Kambing

Kebanyakan yang sering kali digunakan di masyarakat adalah kandang kambing dibuat dengan bentuk panggung atau sebuah tempat yang memiliki kolong. Kolong tersebut sangat penting untuk tampungan kotoran kambingnya. Dan juga bisa digunakan sebagai pembuat jarak antara kambing dan juga tanah yang becek, karena bisa saja di tanah tersebut bisa membuat kambing yang kita pelihara terkena penyakit.

cara membuat kandang kambing

Jarak yang di butuhkan untuk kolong tersebut tidak perlu terlalu tinggi, cukup antara setengah meter hingga 2 meter saja. Dan untuk tempat makan kambing bisa di tempelkan di dinding dengan ketinggian minimal setinggi bahu kambing, hal tersebut karena kambing seting memakan daun-daun perdu.

Ukuran Kandang

Dalam membuat kandang kambing, maka kita harus menyesuaikannya dengan jumlah kambing yang kita miliki dan juga umur kambing. Berikut ini akan kami rinci beberapa ukuran kandang kambing :

  • Anak kambing : per 2 ekor memiliki ukuran kandang 1 X 1,2 m
  • Jantan dewasa : per ekornya membutuhkan ukuran kandang 1,2 X 1,2 m
  • Betina Dewasa : per ekornya membutuhkan ukuran kandang 1 X 1,2 m
  • Untuk induk dan juga 2 anak kambing : membutuhkan ukuran 1,5 X 1,5

Di bawah kandang, bagian pinggir bawahnya digali sedalam 20 cm dan di bagian tengahnya di gali hingga 30-50 cm. Jangan lupa membuat saluran kotoran yang mengarah ke penampungan kotoran, sehingga kotoran yang terkumpul nanti bisa di manfaatkan untuk hal yang lain, contohnya untuk pupuk ataupun biogas.

Pakan Kambing

cara memberi pakan kambing dengan benar

Kambing memiliki pakan utama yaitu tumbuhan hijau, contohnya seperti daun daunan hijau, legum (daun turi lemtoro dan yang lainnya) ataupun rerumputan biasa. Jika kamu menggunakan legum atau dedaunan hijau, akan lebih baik jika kamu menjemurnya terlebih dahulu di bawah terik mentari selama kurang lebih 3 jam. Hal ini penting untuk dilakukan guna menghilangkan racun yang terdapat pada daun.

Untuk pakan tambahannya, kamu bisa menambahkan pakan padat atau yang kerap disebut dengan konsentrat. Yang biasa digunakan dalam peternakan adalah bekatul, ampas tahu dan juga ketela pohon yang sudah di cacah terblebih dahulu. Setiap ekor kambing biasanya membutuhkan pakan sebanyak 3 kg konsentrat dengan komposisi 20 % ketela pohon 30 % bekatul dan juga 40 % ampas tahu.

Karena terdapat perbedaan kandungan nutrisi dan daya cerna pada kambing, maka sebaiknya dalam pemberian konsentran jangan dilakukan bersamaan dengan pemberian pakan dengan tumbuhan hijau. Untuk pemberian pakannya, dalam sehari dilakukan sebanyak 2 kali. Yaitu pada pagi hari pukul delapan dan juga sore hari pukul 3. Gunakan tumbuhan hijau sebagai pakan utamanya. Baru ketika tumbuhan hijau sudah dimakan habis oleh kambing dan kambing masih terlihat tidak kenyang, maka kamu boleh memberikan konsentrat sebagai bahan makanan tambahannya.

Reproduksi Kambing

mengawinkan kambing

Jika kamu memelihara kambing tersebut dengan benar, maka normalnya kambing akan melahirkan setiap 7 bulan sekali. Setelah kambing tersebut melahirkan maka 1 bulan berikutnya kambing bisa kita kawin kan kembali. Anak kambing kita sapi pada usia sekitar 3 sampai 4 bulan. Dan kambing juga sudah bisa dikatakan dewasa apabila sudah mencapai usia 8 hingga 10 bulan. Dalam perkawinan, situs birahi kambing terjadi selama 17 hingga 21 hari, dan birahinya akan bertahan selama 24 hingga 40 jam. Maka jika kambing sudah terlihat mulai birahi, kamu harus segera mengkawinkannya paling lambat besoknya. Masa kehamilan kambing sekita 5 bulan.

Jika kamu merasa cocok dengan bisnis kambing ini, maka kamu bisa memulainya dengan 2 ekor kambing terlebih dahulu, lalu sedikit demi sedikit dikembang biakkan dengan benar, maka kamu bisa memperbesar ternak kamu dengan cepat.

Semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam menjalankan usaha kambing, semoga bermanfaan dan salam sukses.