Belajar Bisnis Ternak Kambing Agar Hasilnya Menguntungkan

Belajar Bisnis Ternak Kambing Agar Hasilnya Menguntungkan

Bagi anda yang ingin mencoba bisnis ternak kambing, tidak ada salahnya bila anda mempelajari terlebih dahulu tentang ilmu-ilmu yang benar mengenai beternak kambing secara lengkap. Supaya dalam menjalankan bisnis tersebut tidak mengalami hambatan dan setidaknya anda bisa mengetahui secara pasti kemungkinan-kemungkinan kendala yang akan anda hadapi ketika menjalaninya.

Dalam mencari informasi tentang ilmu beternak kambing, anda bisa memanfaatkan berbagai macam media seperti internet, buku pelatihan tentang budidaya kambing, serta bisa datang dan mempelajari langsung dari para peternak yang sudah lebih dulu menjalaninya (sudah professional). Dari media-media itulah anda bisa belajar tentang bagaimana sebenarnya manajemen cara beternak yang baik, pengetahuan tentang berbagai jenis pakan serta nutrisi yang dibutuhkan kambing, cara merawat kambing yang baik, serta cara menjual hasil ternak yang anda jalani.

Hal-hal yang harus dipersiapkan ketika akan menjalani atau memulai usaha beternak kambing adalah sebagai berikut:

1. Mempersiapkan pakan hijauan dan pakan penguat (pendukung)

Dalam menjalani kehidupannya, kambing sangat membutuhkan pakan hijauan yang memiliki nutrisi tinggi. Karena dalam habitatnya yang asli, kambing hidup secara bebas di alam sehingga mampu mencari sumber makananya sendiri dengan memilih pakan hijaun yang mempunyai nutrisi tinggi sehingga dapat menjamin kesehatan dan pertumbuhannya yang baik.

Dalam beternak kambing yang benar, tidak ada istilah memberikan pakan yang terbuat dari limbah pertanian yang rendah nutrisi yang kemudian diolah menjadi pakan yang memiliki nutrisi tinggi sehingga akan mempercepat perkembangan berat badan kambing. Dan pemberian pakan yang benar adalah tentang langkah-langkah penyiapan lahan hijauan yang bervariasi serta memanfaatkan sumber pakan pendukung atau penguat yang bersifat continue yang nantinya akan mengganti pakan utama hijauan.

Bila anda tidak memiliki lahan untuk hijauan sebaiknya diupayakan dengan cara menyewa atau bekerja sama dengan produsen penghasil tahu misalnya untuk mengambil ampas tahunya. Memang dalam menyiapkan lahan serta penyediaan bibit tanaman untuk lahan hijauan tidak membutuhkan biaya yang sedikit. Selain itu juga membutuhkan waktu yang cukup lama agar semuanya siap mendukung kelangsungan hidup ternak kambing anda.

Pembuatan lahan hijauan untuk kambing sebaiknya tanaman tersebut dilengkapi dengan tanaman hijau yang bervariatif agar kebutuhan nutrisi ternak kambing menjadi terpenuhi dengan baik.

2. Penyiapan Kandang Kambing yang Baik

Membuat kandang kambing sangat dianjurkan dengan menggunakan model kandang panggung yang dikombinasikan dengan sistem umbaran atau digembalakan. Selain itu, dalam membuat kandang kambing juga dibutuhkan bahan-bahan material seperti bambu, kayu, atau material baja yang ringan.

Membuat kandang kambing dengan bahan material apapun sebaiknya tetap memperhatikan ukuran. Misalnya tebal atau lebar kayu lantai untuk kandang, jaraknya antara kayu lantai kandang, besarnya ruangan untuk kambing jantan, serta penyediaan wadah untuk pakan kambing. Usahakan pembuatan kandang bisa membuat kambing menjadi nyaman agar kambing bisa tumbuh dengan baik.

Membuat kandang kambing tidaklah harus yang mewah, sederhana pun tidak akan menjadi masalah walaupun terbuat hanya dari kandang bambu yang penting kandang tersebut terlihat sangat baik dan juga berkesan positif. Hal ini dimaksudkan apabila kambing yang akan anda dijual dipublikasikan untuk kegiatan promosi agar hasilnya maksimal.

Biasanya kalau kambing ditempatkan pada tempat yang baik maka kambing tersebut akan terangkat derajatnya dan mungkin kambing akan tumbuh dengan bagus serta berkualitas. Akan tetapi bila kambing ditempatkan pada tempat yang kotor, kumuh bahkan kandangnya reot akan membuat kambing tesebut dicap sebagai kambing murahan.

3. Menentukan tujuan melakukan usaha peternakan kambing

Menentukan tujuan melakukan usaha peternakan kambing sangat penting dilakukan agar bisa mencari jenis kambing yang sesuai atau selaras dengan visi dan misi anda untuk beternak. Misalnya bila usaha ternak kambing yang akan dijalani adalah untuk memenuhi kebutuhan susu kambing maka anda dapat memilih indukan kambing Saanen,Sapera atau kaligesing yang merupakan jenis kambing penghasil susu.

Namun bila usaha yang akan anda jalani untuk memenuhi kebutuhan daging kambing, maka anda dapat memilih jenis kambing gibas, kambing garut, kambing boer, domba merino, kambing jawa randu, kambing peranakan etawa untuk pedaging, dan lain-lain.

Bila anda telah memilih salah satu jenis usaha ternak kambing yang akan anda jalani maka langkah selanjutnya adalah dengan focus dan konsentrasi untuk usaha breeding, penggemukan ataupun perah.

Menjalani usaha beternak kambing bukanlah perkara yang bisa cepat menghasilkan keuntungan. Namun dalam prosesnya membutuhkan perhitungan yang tepat dan perpaduan potensi antara peternak dengan lingkungan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *